Tips Melatih Ayam Bangkok Pukul Cepat Agar Siap Untuk Bertarung

Tips Melatih Ayam Bangkok Pukul Cepat, Bagi kita semua para pecinta ayam aduan di indonesia tentunya sudah mengetahui yang namanya ayam bangkok (bk),. Ayam aduan ini merupakan ayam petarung yang berasal dari Indonesia melainkan ayam aduan yang berasal dari negara Thailand, ayam aduan ini memiliki bentuk fisik yang tangguh dan memiliki mental yang kuat,.

Walaupun ayam aduan ini berasal dari ayam aduan trah juara, tentunya ayam petarung ini juga harus dilatih dan dirawat dengan baik,. Disini admin mendapatkan hasil dilapangan tidak semua para pecinta ayam aduan dapat melatih ayam bangkok memiliki pukulan cepat dan keras,. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi yang didapatkan baik secara off line atau online,.

Sebagai pecinta ayam bangkok tentunya kamu ingin memiliki ayam aduan yang pukul cepat dan keras, memiliki ayam petarung seperti ini tentunya dapat memberikan banyak keuntungan bagi pemiliki ayam aduan itu sendiri,. Benar sekali bukan?

Nah pada kesmpatan kali ini admin terkece, terkeren dan terhitz seasia akan mengulas tentang tips melatih ayam bangkok aduan memiliki pukulan cepat agar siap untuk dapat bertanding didlam arena laga ayam jago,. Bagi kamu yang belum tahu bagaimana caranya, maka silahkan kamu simak ulasan yang kami berikan kali ini dengan baik baik,.

Tips Melatih Ayam Bangkok Pukul Cepat Agar Siap Untuk Bertarung

Tips Melatih Ayam Bangkok Pukul Cepat

1. Tahapan Persiapan / Awal

Apk Sabung Ayam Pada tahap pertama ini, yang harus dilakukan adalah mempersiapkan kondisi ayam agar dalam kondisi fit. ayam dalam konsisi tubuh yang prima akan memudahkan kita untuk melakukan proses latihan secara optimal,. bayangkan jika ayam tidak dalam kondisi prima jika kita latih akan mudah lelah dan itu pasti mengganggu proses latihanya tersebut. untuk tahap persiapan ini, yang harus dilakukan adalah melakukan mandi jemur, setelah itu lakukan pengumbaran atau pengeparan minimal 2 jam dan untuk asupanya berikan pakan yang mengandung protein tinggi untuk tahap selanjutnya,.

2. Membentuk Otot Ayam

Setelah tahap persiapan dirasa telah selesai, pada tahap ini akan diupayakan untuk membentuk otot ayam secara maksimal. Dan sebelum melakukan latihan ini, seperti yang dijelaskan di atas asupan kaya protein dan zat pembentuk otot mutlak diperlukan untuk membuat ayam menjadi kekar. Selanjutnya barulah kita melakukan latihan untuk pembentukan otot kakinya,. Sebenarnya untuk membentuk otot kaki cukup dilakukan dengan memberi barbel pada kedua kakinya,.

Namun jika tidak ada bisa lakukan push up ayam yaitu dengan menekan tubuhnya kebawah ayam biasanya menghindar dengan berjalan kedepan, ulangi sampai ayam terlihat lelah. dan cara yang terakhir dengan memasukan ke dalam kurungan yang lebih pendek dari tubuh ayam, sehingga ayam akan jongkok pada kandang tersebut. akan tetapi jika ayam cendrung duduk sandingkan dengan jago lain atau babon. hal tersebut dimaksudkan agar ayam aktif bergerak di kandang tersebut dan setelah melakukan proses ini ayam kembali dikepar,.

3. Meningkatkan Kecepatan Pukulan

Tahap ini akan dimulai jika ayam yang kita rawat sudah memiliki otot yang cukup kekar. ayam yang memiliki otot yang kekar tentu gerakanya akan lebih lambat dari sebelumnya, oleh karna itu untuk memgembalikanya latihan yang dilakukan tidak lagi terfokus pada beratnya beban melainkan banyaknya gerakaan atau repetisi,.

4. Melatih Lompatan

Untuk melatih lompatan ayam kita perlu menggunakan kandang khusus yang tidak memiliki atap. cara kerjanya yaitu dengan memasukan ayam pada kandang tersebut, ayam biasanya akan melompat naik. turunkan kembali ayam tersebut ke bawah kandang lakukan berulang,. Dan alternative bisa dilakukan dengan melempar ayam ke atas dengan 2 cara,.

Cara yang pertama dengan memegang ekor dan dada ayam kemudian lemparkan ke atas secara berkali kali setinggi kepala ayam tersebut, saat melempar usahakan lemparan ke arah depan sehingga kepala ayam cendrung lebih dulu ke bawah,. Dan cara selanjutnya dengan menekan ayam ke bawah dan menaikanya keatas kemudian melemparnya ke atas dengan kaki berada di atas,.